12
Apr

Pengertian Biologi, Sejarah, Manfaat dan Cabang Cabang Biologi Komplit

Pengertian atau Definisi Komunikasi - Alam Berita ViralPengertian Biologi Yaitu : Sejarah, Manfaat dan Cabang Cabang Ilmu Biologi – Di sekolah kalian mempelajari seputar ilmu pengetahuan alam atau IPA (sains), dalam ipa kita mempelajari salah satu cabangnya ialah pembelajaran biologi. Apa yang dimaksud dengan biologi? Berikut penjelasan materi pengertian biologi yang benar dan cabang ilmu biologi secara lengkap.

Pengertian Biologi

Pengertian biologi secara bahasa, biologi berasal dari bahasa Yunani ialah Bios yang berarti hidup, dan Logos yang berarti ilmu pengetahuan. Sehingga, biologi dapat diistilahkan sebagai suatu ilmu pengetahuan seputar kehidupan, termasuk kekerabatan antar mahluk hidup dan lingkungan hidupnya.

Pengertian biologi secara biasa adalah suatu kajian atau ilmu pengetahuan tentang kehidupan dan organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan, persebaran, evolusi, serta taksonominya.

Definisi biologi ialah suatu ilmu yang mempelajari mengenai mahluk hidup secara detail, bagus itu manusia, binatang, tumbuhan, serta lingkungan hidupnya.

Baca Juga : Pengertian Biotik

Pengertian biologi yakni kajian perihal kehidupan, dan organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan taksonominya. Ilmu biologi modern amat luas, dan eklektik serta terdiri dari berjenis-jenis tipe cabang, dan subdisiplin.

Meski lingkupnya luas, terdapat beberapa konsep lazim yang mengontrol segala penelitian, sehingga menyatukannya dalam satu bidang. Biologi lazimnya mengakui sel sebagai satuan dasar kehidupan, gen sebagai satuan dasar pewarisan, dan evolusi sebagai mekanisme yang mendorong terciptanya spesies baru. Kecuali itu, organisme diyakini bertahan dengan mengkonsumsi, dan merubah kekuatan serta dengan meregulasi keadaan dalamnya agar konsisten stabil, dan vital.

Lebih simpelnya, Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk makhluk hidup. Biologi bersifat Universal atau menyeluruh.

Pengertian Biologi Berdasarkan Para Ahli

Nugroho dan Sumardi

Berdasarkan Nugroho dan Sumardi, biologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari megenai mahluk hidup dari jutaan tahun yang lalu hingga saat ini. Dengan kata lain, biologi ialah sebuah ilmu yang kajiannya sangat luas.

R. Firmansyah

Berdasarkan R. Firmansyah, pengertian biologi merupakan ilmu yang mempelajari seputar kehidupan yang ada di muka bumi, mulai dari mahluk terkecil sampai terbesar.

Fiktor Ferdinand P dan Moekti Ariwibowo

Berdasarkan Fiktor Ferdinand P dan Moekti Ariwibowo, pengertian biologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari perihal makhluk hidup dan memiliki cabang-cabang biologi lainnya.

J. Juniati

Menurut Juniati, pengertian biologi yakni suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang mahluk hidup yang ada di alam, termasuk manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan.

Bagod Sudjudi dan Laila

Menurut Bagod Sudjudi dan Laila, biologi merupakan cabang ilmu sains yang mempelajari seputar mahluk hidup dimana dalam progresnya dijalankan dengan kajian ilmiah dan eksperimen.

Oman Karmana

Berdasarkan Oman Karmana, biologi adalah sebuah cabang ilmu yang dapat mendorong ilmu-ilmu yang lainnya dalam memecahkan sebuah dilema kehidupan yang ada.

Maniam Dan Ami S

Berdasarkan Maniam Dan Ami S, biologi adalah cabang ilmu yang pembahasannya amat luas, sehingga semestinya dibagi lagi dalam beberapa cabang.

Prawirohartono

Berdasarkan Prawirohartono, biologi ialah sebuah cabang ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang terkait dengan hidup di kehidupan ini.

Baca Juga : Pengertian Abiotik

Suwarno

Berdasarkan Suwarno, biologi merupakan sebuah cabang ilmu dari IPA (Ilmu Pengetahuan Alam).

Fuad Izzudin Dan Tajuddin

Menurut Fuad Izzudin Dan Tajuddin, biologi ialah ilmu yang mempelajari apa saja yang hidup dan seluruh sesuatu yang berkaitan dengannya.

Deswaty Furqonita dan M. Biomed

Berdasarkan Deswaty Furqonita dan M. Biomed, biologi merupakan ilmu yang mempelajari serta menganalisa segala sesuatu seputar makhlu hidup.

Sejarah Biologi

Sejarah biologi mencontoh studi dunia kehidupan dari zaman kuno hingga modern. Padahal konsep biologi sebagai satu kesatuan bidang muncul pada abad ke-19, ilmu pengetahuan biologis yang muncul dari budaya kedokteran dan sejarah alam menempuh kembali ke ayurveda, cahaya matahari kedokteran Mesir kuno dan karya dari Aristoteles dan Galen dalam dunia Yunani-Romawi kuno. Karya kuno tersebut dioptimalkan lebih lanjut di Pertengahan oleh dokter Muslim dan ulama seperti Ibnu Sina. Selama Renaisans Eropa dan jangka waktu modern awal, pemikiran biologi mengalami revolusi di Eropa dengan minat baru dalam empirisme dan penemuan kreatif banyak novel organisme. Kian nampak dalam gerakan ini merupakan Vesalius dan Harvey, dimana menerapkan eksperimen dan pengamatan yang cermat dalam fisiologi, dan naturalis seperti Linnaeus dan Buffon yang mulai mengelompokkan keanekaragaman kehidupan dan catatan fosil, serta perkembangan dan tingkah laku organisme. Mikroskop mengungkapkan dunia mikroorganisme yang sebelumnya tak diketahui, meletakkan dasar untuk teori sel. Sesudah pentingnya teologi alam, beberapa ialah reaksi kepada munculnya filsafat mekanik, menunjang pertumbuhan sejarah alam.

Selama abad ke-18 dan abad ke-19, ilmu biologi seperti botani dan zoologi menjadi disiplin ilmu yang kian profesional. Lavoisier dan para ilmuwan fisik mulai menghubungkan dunia bernyawa dan tak bernyawa melewati fisika dan kimia. Penjelajah-naturalis seperti Alexander von Humboldt menyelidiki interaksi antara organisme dan lingkungan mereka, dan metode relasi ini tergantung pada geografi yang meletakkan dasar-dasar untuk biogeografi, ekologi dan etologi. Naturalis mulai menolak esensialisme dan menentukan pentingnya kepunahan dan mutabilitas dari spesies. Teori sel memberikan perspektif baru tentang dasar dari kehidupan. Perkembangan ini, serta hasil dari embriologi dan paleontologi, disintesis di teori evolusi oleh seleksi alam oleh Charles Darwin. Akhir abad ke-19 mengamati jatuhnya generasi spontan dan munculnya teori bakteri penyakit, meski mekanisme pewarisan konsisten menjadi misteri.

Baca Juga : Pengertian Simbiosis

Pada awal abad ke-20, temuan ulang karya Mendel menyebabkan pesatnya perkembangan genetik oleh Thomas Hunt Morgan dan murid-muridnya, dan pada tahun 1930-an kombinasi dari genetika populasi dan seleksi alam dalam “sintesis neo-Darwinian”. Disiplin ilmu yang berkembang kencang, terutama sesudah Watson dan Crick mengusulkan struktur DNA. Contohnya penyusunan Dogma Sentral dan pemecahan kode genetis, biologi beberapa besar dibagi antara biologi organisme adalah bidang yang berurusan dengan seluruh organisme dengan kelompok organisme dan bidang-bidang yang berkaitan dengan biologi sel dan molekuler. Pada akhir abad ke-20, bidang baru seperti genomika dan proteomika membalikkan popularitas ini, dengan spesialis biologi organisme menggunakan teknik molekuler, dan biologi molekuler dan sel meneliti interaksi antara gen dan lingkungan, serta genetik populasi alami organisme.

Manfaat Biologi

Manfaat biologi dalam bidang kehidupan manusia diantaranya yakni:

Manfaat Biologi Dalam Ilmu Murni

Biologi sudah dimaksimalkan menjadi ilmu dasar murni untuk kebutuhan dalam bidang-bidang berhubungan. Biologi sebagai dasar dari ilmu pertanian dalam memaksimalkan bibit unggul, ilmu hewan, dan lain sebagainya. Biologi dapat juga digunakan sebagai analisis sel.

Manfaat Biologi Dalam Pertanian

Perkembangan bidang pertanian tak dapat dilepaskan dari ilmu biologi. Pembatasan dalam penerapan teknik hibridisasi yang telah dioptimalkan untuk memenuhi berjenis-jenis jenis kebutuhan serelia serta kacang-kacangan ataupun untuk mendapatkan varietas unggul.

Manfaat Biologi Dalam Proteksi Tanaman Pertanian

Manfaat biologi di bidang pertanian yaitu untuk mendeteksi serta melindungii tanaman dari hama dan pelbagai ragam penyakit. Sudah hama yang dikerjakan secara biologis yaitu alternatif yang dapat dipakai selain menerapkan pestisida yang lebih banyak merugikannya karena dapat memunculkan kerusakan lingkungan. Cabang ilmu biologi dalam ilmu pertanian salah satunya yaitu entomologi ialah cabang ilmu biologi yang dapat diaplikasikan untuk mengenal sifat dan berjenis-jenis karakter serangga yang terkait dengan pertanian.

Manfaat Biologi Dalam Kesehatan

Ilmu biologi benar-benar berkhasiat dalam dunia kesehatan seperti anatomi tubuh, jaringan, dan sebagainya. Energi banyak riset dan juga beraneka tipe penemuan salah satunya penemuan antibiotik dan vaksin untuk memecahkan bermacam-macam jenis penyakit.

Manfaat Biologi Dalam Kedokteran

Adanya transplatasi organ tubuh manusia sudah mulai berkembang sejak abad ke 20. Teknologi keberhasilan dalam implatansi bayi tabung bisa memudahkan penerusan keturunan yang dilewati dengan metode in vitro atau dalam tabung. Masih banyak juga bermacam penangan penyakit yang sebelumnya susah untuk dipecahkan seperti kanker, diabetes, dan sebagainya namun kini penyakit hal yang demikian dapat terbantu dengan adanya teknologi pada bidang farmasi dan kedokteran.

Manfaat Biologi Dalam Farmasi

Biologi menyokong ditemukannya bermacam-macam macam obat-obatan yang benar-benar dibutuhkan untuk kesehatan. Farmasi bisa menolong dalam memahami respons manusia kepada suatu bahan kimiawi tertentu yang ada pada obat. Kemajuan farmasi sangat membantu dalam mempelajari adn meneliti biological engineering untk produksi senyawa tertentu seperti insulin dan antibiotik.

Baca Juga : Pengertian Ekosistem

Manfaat Biologi Dalam Perikanan

Biologi benar-benar penting diterapkan dalam upaya pelestarian hutan mangrove dan hutan bakau, agar Indonesia bersiap sebagai negara maritim. Termasuk juga peran dari adanya ilmu biologi dalam pembuatan tambak, rumah ikan, dan lain sebagainya. Ilmu biologi amat berkhasiat dalam dunia perikanan salah satunya untuk riset budidaya ikan yang mempunyai poin gizi yang tinggi dan juga ekonomis.

Manfaat Biologi Dalam Industri

Banyak pabrik yang didirikan di Indonesia betul-betul berpengaruh dalam ilmu biologi. Industri fermentasi seperti pembuatan kecap, tempe, yoghurt, roti, serta nata de coco. Termasuk makanan dan juga minuman probikotik dan prebiotik berupa serat tumbuhan dan mikroorganisme yang ada dalam tubuh.

Manfaat Biologi Dalam Pengembangan Tenaga

Salah satu manfaat biologi dalam bidang pengembangan tenaga merupakan adanya biogas yang memakai kotoran hewan yang bisa menjadi tenaga alternatif. Biogas dapat diaplikasikan untuk beraneka keperluan. Selain itu, penemuan kreatif bio-diesel dan minyak jarak juga bermanfaat bagi kehidupan.

Manfaat Biologi Dalam Pertahanan Negara

Malahan ini telah banyak yang digunakan senjata biologis pathogen, misalnya seperti bakteri, virus, dan kuman. Genetik dalam perkembangannya sudah tak organisme pathogen, melainkan juga memakai toksin berbahaya. Senjata biologis tersebut telah dilarang diaplikasikan dalam perang.

Baca Juga : Tumbuhan Berbiji Terbuka

Cabang Cabang Biologi

Pengertian cabang-cabang biologi merupakan ilmu-ilmu yang dimaksimalkan dari bidang biologi. Berikut ini cabang cabang ilmu biologi diantaranya ialah

Aerobiologi yaitu ilmu yang mempelajari partikel organik yang dapat diangkut oleh udara.

Agroforestri yakni ilmu yang mempelajari format pengelolaan sumber daya yang memadukan aktivitas pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek.

Agronomi ialah ilmu yang mempelajari seputar tanaman budidaya.

Algologi adalah ilmu yang mempelajari seputar alga.

Anatomi atau ilmu urai tubuh merupakan ilmu yang mempelajari tentang komponen-komponen tubuh.

Anatomi Perbandingan merupakan ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.

Andrologi yaitu ilmu yang mempelajari perihal variasi hormon dan kelainan reproduksi pria

Anestesiologi ialah disiplin ilmu yang mempelajari penerapan anestesi.

Angiologi adalah ilmu yang mempelajari penyakit cara sirkulasi darah dan metode limfatik.

Antropologi biologi ialah ilmu yang mempelajari penelitian biologis dan kultur perihal keanekaragaman manusia, evolusi manusia, dan pembandingan anatomi, perilaku, sejarah, dan ekologi primat di masa lampau dan kini.

Apiologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah.

Arachnologi ialah ilmu yang mempelajari perihal laba-laba.

Artrologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi).

Artropodologi yaitu ilmu yang mempelajari seputar binatang artropoda.

Astrobiologi ialah studi yang mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta.

Bakteriologi yaitu ilmu yang mempelajari seputar bakteri.

Batrakologi adalah ilmu yang mempelajari seputar amphibian.

Biofarmaka merupakan ilmu yang mempelajari budidaya tanaman obat.

Bioinformatika merupakan ilmu yang mempelajari pemakaian teknik komputasional untuk mengelola dan mengkaji isu biologis.

Biologi Air Tawar merupakan ilmu yang mempelajari kehidupan dan ekosistem habitat air tawar.

Biologi Evolusioner merupakan ilmu yang mempelajari asal-usul spesies yang memiliki nenek moyang sama, dan penurunan spesies, serta perubahan, pertambahan, dan diversifikasinya sejalan dengan waktu.

Biologi Integratif yakni ilmu yang mempelajari organisme secara keseluruhan melewati konsentrasi antarmuka antara biologi dan fisika, kimia, teknik, pencitraan, dan informatika.

Biologi Kelautan merupakan ilmu yang mempelajari kehidupan di laut (makhluk hidup beserta interaksinya dengan lingkungan).

Biologi Konservasi adalah studi seputar pelestarian, perlindungan, dan restorasi lingkungan alam, ekosistem alami, vegetasi, dan satwa liar.

Biologi Kuantum merupakan ilmu yang mempelajari aplikasi dari mekanika kuantum terhadap objek biologi dan permasalahannya.

Biologi Lingkungan merupakan ilmu yang mempelajari lingkungan beserta problem dan solusinya, dengan mengintegrasikan akademik ilmu lahiriah dan biologi.

Biologi Molekuler adalah kajian biologi pada tingkat molekul.

Biologi Pembangunan ialah ilmu yang mempelajari lingkungan hidup dalam ruangan.

Biologi Perkembangan adalah ilmu yang mempelajari seputar cara kerja pertumbuhan dan perkembangan organisme.

Biologi Populasi yaitu ilmu yang mempelajari seputar populasi organisme, terutamanya pembatasan jumlah populasi, ciri-ciri sejarah kehidupan populasi, dan kepunahannya.

Biologi Psikologi yaitu ilmu yang mempelajari akibat timbal balik antara bidang psikologis dan biologis kepada satu sama lain.

Biologi Reproduksi ialah cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan.

Biologi Sintesis yakni ilmu yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mempelajari desain dan konstruksi fungsi biologis baru serta metode yang tidak ditemukan di alam.

Biokimia adalah kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup.

Biofisika yaitu cabang ilmu biologi yang menelaah aplikasi aneka perangkat dan peraturan fisika untuk menerangkan aneka fenomena hayati atau biologi.

Biogeografi adalah cabang dari biologi yang mempelajari seputar keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu.

Baca Juga : Tumbuhan Berbiji Tertutup

Biomatematika ialah ilmu yang mempelajari penelitian kuantitatif dari proses biologis, dengan penekanan pada pemodelan.

Biomekanika ialah ilmu yang mempelajari pengaplikasian prinsip mekanik untuk cara biologis.

Bionik ialah ilmu yang mempelajari penerapan metode biologis dan cara yang ditemukan di alam untuk penelitian dan desain sistem rekayasa dan teknologi modern.

Biostatistika merupakan (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi.

Bioteknologi ialah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) ataupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam pengerjaan produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.

Botani yaitu ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan.

Bryologi adalah ilmu yang mempelajari perihal bryophyte.

Cetologi yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari cetacean.

Conchologi yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari kulit moluska.

Dendrokronologi yakni ilmu yang mempelajari analitik cincin lingkaran tahunan pada batang berkambium.

Dendrologi merupakan ilmu yang mempelajari perihal pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak.

Dermatologi yakni ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya.

Ekofisiologi merupakan ilmu yang mempelajari adaptasi jasmaniah suatu organisme kepada situasi lingkungannya.

Ekologi yaitu ilmu yang mempelajari seputar kekerabatan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya.

Ekologi molekuler yakni ilmu yang mempelajari ekologi pada tingkat molekul.

Embriologi adalah ilmu yang mempelajari seputar perkembangan embrio.

Endokrinologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hormone.

Entomologi yakni Ilmu yang mempelajari perihal serangga.

Epidemiologi merupakan ilmu yang mempelajari perihal penularan penyakit.

Epigenetik yakni ilmu yang mempelajari perubahan dalam ekspresi gen yang disebabkan oleh mekanisme kecuali perubahan dalam urutan DNA yang mendasarinya.

Epizoologi ialah ilmu mengenai penyakit menular yang menjangkiti binatang, biasanya binatang ternak.

Etnobiologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan yang dinamis antara manusia, biota, dan lingkungan dari jaman dahulu sampai sekarang.

Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan.

Etnozoologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan.

Etologi yaitu cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta elemen-faktor penyebabnya.

Eugenetika ialah ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat.

Evolusi merupakan ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang.

Enzimologi merupakan ilmu yang mempelajari perihal enzim.

Farmakologi ialah ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya kepada tubuh manusia.

Fenologi merupakan ilmu yang mempelajari imbas iklim atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu organisme atau populasi.

Fikologi merupakan ilmu yang mempelajari seputar alga.

Filogeni ialah kajian mengenai hubungan di antara golongan-kategori organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya.

Fisiologi merupakan Ilmu yang mempelajari perihal faal/fungsi kerja tubuh.

Fisioterapi adalah Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot.

Fitopatologi yaitu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan imbas serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara.

Florikultura yaitu ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang tanaman hias.

Gastrologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus.

Genetik ialah ilmu yang mempelajari perihal pewarisan sifat.

Genetis Ekologi ialah ilmu yang mempelajari genetis dalam ciri-ciri ekologi.

Genetik Evolusioner merupakan ilmu yang mempelajari evolusi dari pewarisan sifat mahkluk hidup.

Genetik Kuantitatif yakni Cabang genetik yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik).

Geobiologi yakni ilmu yang menggabungkan geologi dan biologi untuk mempelajari interaksi organisme dengan lingkungan mereka.

Geriatri adalah ilmu yang mempelajari penyakit dari kaum berusia lanjut.

Gerontologiadalah ilmu yang mempelajari melewati beraneka aspek terhadap cara kerja penuaan yaitu melewati pendekatan biologis, psikologis, sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan.

Genetis yakni ilmu yang membahas transmisi bahan genetis pada ranah populasi.

Genetika kuantitatif adalah cabang genetik yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa diterangkan secara seketika melalui aturan pewarisan Mendel.

Genetis molekuler adalah cabang genetis yang menganalisa bahan genetika dan ekspresi genetika di tingkat subselular (di dalam sel).

Genetik populasi yaitu ilmu yang mempelajari transmisi bahan genetika pada ranah populasi.

Ginekologi adalah ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit metode reproduksi wanita (rahim, organ intim wanita dan ovarium).

Baca Juga : Hewan Cara Pada Nutrisi Mamalia

Genomika ialah ilmu yang mempelajari perihal bahan genetis dari suatu organisme atau virus.

Helminthologi ialah ilmu yang mempelajari tentang cacing.

Hematologi merupakan ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya.

Herbakronologi merupakan ilmu yang mempelajari analitik cincin pertumbuhan tahunan (atau cincin simpel tahunan) dalam xylem akar sekunder tanaman herbaceous.

Herpetologi yaitu ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal).

Histologi yaitu ilmu yang mempelajari seputar jaringan.

Histopatologi ialah cabang biologi yang mempelajari keadaan dan fungsi jaringan dalam hubungannya dengan penyakit.

Higiene ialah ilmu yang mempelajari perihal kesehatan makhluk hidup.

Hortikultura yakni ilmu pertanian yang mempelajari budidaya tanaman dari cara kerja menanam sampai pasca panen yang meliputi tanaman sayur, buah-buahan, dan tanaman hias.

Hortikultura Lanskap adalah ilmu hortikultura yang khusus membahas tentang pemanfaatan tanaman hortikultura, terlebih tanaman hias dalam perapihan lingkungan.

Ikhtiologi adalah ilmu yang mempelajari seputar ikan.

Ilmu gulma merupakan ilmu yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pembatasannya.

Ilmu kedaruratan medis adalah ilmu yang mempelajari pertolongan pertama pada suatu penyakit.

Ilmu kedokteran forensik adalah ilmu yang memanfaatkan ilmu kedokteran untuk kepentingan penegakan hokum.

Ilmu kedokteran gigi yakni ilmu mengenai pencegahan dan perawatan penyakit atau kelainan pada gigi dan mulut lewat tindakan tanpa atau dengan pembedahan.

Ilmu kedokteran binatang yakni ilmu yang memakai prinsip-prinsip ilmu kedokteran, diagnosis, dan terapi pada hewan.

Ilmu kedokteran molekuler yaitu ilmu kedokteran yang menelaah tingkat molekul.

Ilmu kesehatan masyarakat yaitu ilmu yang mempelajari pemeliharaan, perlindungan, dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat.

Ilmu pemuliaan yakni ilmu yang mempelajari kegiatan manusia dalam memelihara tumbuhan atau binatang untuk menjaga kemurnian galur atau ras sekalian mengkoreksi produksi atau kualitasnya lewat penerapan genetis.

Ilmu produksi ternak ialah ilmu yang mempelajari perawatan ternak dengan benar dalam rangka meningkatkan mutu dari produk ternak hal yang demikian.

Ilmu teknologi enzim merupakan ilmu yang mempelajari tentang teknologi yang bisa dipakai untuk mewujudkan enzim.

Imunohematologi ialah ilmu yang mempelajari seputar kategori darah.

Imunologi yaitu Ilmu yang mempelajari tentang metode kekebalan (imun) tubuh.

Imunoserologi adalah ilmu yang mempelajari identifikasi terhadap antibodi, investigasi problem metode kekebalan tubuh, dan mempelajari kecocokan organ untuk transplantasi.

Informatika kedokteran ialah ilmu yang berurusan dengan penyimpanan, penarikan dan pengaplikasian data, informasi, serta pengetahuan biomedik secara maksimal untuk tujuan pemecahan permasalahan dan pengambilan keputusan.

Kardiologi adalah ilmu yang mempelajari perihal jantung dan pembuluh darah.

Karsinologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang crustacean.

Ladistika merupakan ilmu yang mempelajari metode golongan spesies organisme ke dalam golongan yang terdiri dari organisme nenek moyang dan segala keturunannya.

Klimatologi yakni ilmu yang mempelajari gambaran dan penjelasan sifat iklim, kenapa iklim di pelbagai tempat di bumi berbeda , dan bagaimana kaitan antara iklim dan dengan kesibukan manusia.

Kriobiologi yaitu studi seputar bahan dan sistem biologis dengan temperatur dibawah normal.

Kriptozoologi adalah ilmu yang mempelajari pencarian hewan yang keberadaannya belum rupanya.

Kronobiologi merupakan ilmu yang mempelajari fenomena dalam mahkluk hidup secara periodik dan penyesuaian diri mereka terhadap ritme bulan dan sang surya.

Likenologi merupakan ilmu yang mempelajari lumut, simbiosis organisme terdiri dari asosiasi simbiosis akrab dari alga mikroskopis dengan jamur filamen.

Limnologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang rawa.

Malakologi yakni ilmu yang mempelajari perihal moluska.

Mamologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang mammalia.

Mellisopalinologi yaitu ilmu yang mempelajari serbuk sari yang terkandung dalam madu dan sumber serbuk sari tersebut.

Metabolomika yaitu kajian dalam biologi molekular yang memfokuskan perhatian pada keseluruhan produk pengerjaan enzimatik yang terjadi di dalam sel.

Mikobiologi merupakan ilmu yang mempelajari perihal jamur.

Mikrobiologi ialah ilmu yang mempelajari seputar organisme mikro.

Mikrobiologi kedokteranadalah studi mikroorganisme termasuk bakteri, virus, jamur dan parasit yang penting bagi medis dan cakap menyebabkan penyakit pada manusia.

Miologi merupakan ilmu yang mempelajari seputar otot.

Mirmekologi ialah ilmu yang mempelajari tentang rayap.

Morfologi adalah ilmu yang mempelajari perihal format atau ciri luar organisme.

Nasofaringologi yakni ilmu yang mempelajari perihal nasofaring.

Nematologi yakni ilmu yang mempelajari seputar nematoda.

Nefrologi yakni cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal.

Neufarmakologi yaitu ilmu yang mempelajari narkoba yang memberi pengaruh fungsi seluler di dalam system syaraf.

Baca Juga : Hewan Anatomi Tubuh Manusia

Neuroethologi yaitu ilmu yang mempelajari budaya binatang beserta saraf yang berperan aktif dalam membatasi adat istiadat tersebut.

Neurologi merupakan ilmu yang menangani penyimpangan pada cara syaraf.

Neurosains adalah ilmu yang mempelajari cara saraf atau metode neuron.

Neurosains Evolusioner merupakan ilmu yang mempelajari evolusi dan sejarah alami struktur dan fungsi cara syaraf

Nosologi yaitu ilmu yang mempelajari komponen pengelompokan penyakit untuk tujuan tertentu

yakni ilmu yang mempelajari penyediaan bahan yang dibutuhkan (dalam format makanan) untuk mensupport kehidupan sel dan organisme.

Obstetri yakni ilmu kedokteran yang berkaitan dengan persalinan, hal-hal yang mendahuluinya dan gejala-gejala sisanya.

Oftalmologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang mata (penyakit mata).

Olerikultura yaitu ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal perihal sayur

Onkologi merupakan ilmu yang mempelajari seputar kanker dan cara pencegahannya

Ontogeni merupakan Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa.

Ornitologi yakni ilmu yang mempelajari tentang burung.

Organologi yakni ilmu yang mempelajari seputar organ

Ortodonti merupakan ilmu kedokteran gigi yang berhubungan dengan faktor jenis genetika, pertumbuhkembangan dan format wajah serta sistem elemen hal yang demikian memberi pengaruh oklusi gigi dan fungsi organ di sekitarnya.

Ortopedi ialah ilmu yang mempelajari cedera akut, kronis, dan syok, serta gangguan lain pada system muskuloskeletal.

Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari tentang laut, termasuk kehidupan laut, lingkungan, geografi, cuaca, dan aspek lain yang memberi pengaruh laut.

Osteologi adalah ilmu yang mempelajari perihal tulang.

Otolaringologi adalah ilmu yang mempelajari meneliti diagnosis dan pengobatan penyakit telinga, hidung, tenggorokan, serta kepala dan leher.

Otologi merupakan ilmu yang mempelajari seputar kuping dan kelainannya serta operasi mikro alat pendengar.

Palaentologi yaitu Ilmu yang mempelajari perihal fosil.

Paleobotani ialah ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau.

Paleozoologi yakni ilmu yang mempelajari seputar binatang purba.

Palinologi yaitu ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen.

Parasitologi yakni ilmu yang mempelajari seputar parasit.

Patologi adalah ilmu yang mempelajari perihal penyakit

Patologi anatomi yaitu ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik beragam organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau pengerjaan lainnya.

Patologi Klinik adalah ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada pelbagai fungsi organ atau sistem organ

Pediatri ialah ilmu yang mempelajari problem penyakit pada bayi dan buah hati.

Penelitian Biomedis adalah yakni ilmu penelitian dasar, terapan, atau translasi yang dilaksanakan untuk menolong dan menyokong pengetahuan di bidang kedokteran.

Perinatologi adalah ilmu yang mempelajari kesehatan bayi dalam kandungan dalam kandungan dan kesehatan bayi yang baru lahir.

Periodonti yakni ilmu mempelajari aspek klinis dari jaringan yang menyokong gigi.

Planktologi ialah ilmu yang mempelajari seputar plankton.

Pomologi yakni ilmu hortikultura yang mempelajari semua hal seputar buah.

Primatologi adalah ilmu yang mempelajari perihal primate

Proktologi merupakan ilmu yang mempelajari gangguan pada rektum, dubur, dan usus besar.

Proteomika yakni kajian secara molekular kepada keseluruhan protein yang diwujudkan dari ekspresi gen di dalam sel.

Protozoologi ialah ilmu yang mempelajari seputar protozoa.

Psikiatri merupakan ilmu kedokteran jiwa.

Pteridologi ialah ilmu yang mempelajari perihal tumbuhan paku.

Pulmonologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang paru-paru.

Radiologiadalah ilmu untuk memperhatikan komponen dalam tubuh manusia mengaplikasikan pancaran atau radiasi geombang, bagus gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik.

Reumatologi merupakan ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi situasi dan penyakit yang memberi pengaruh sendi, otot, dan tulang.

Rekayasa Genetik yaitu ilmu yang mempelajari perihal manipulasi sifat genetis.

Rematologi merupakan ilmu yang mempelajari diagnosis dan terapi penyakit rematik.

Rodentiologi adalah ilmu yang mempelajari perihal rodentia.

Sitologi yaitu ilmu yang mempelajari perihal sel.

Sanitasi ialah ilmu yang mempelajari seputar kesehatan lingkungan.

Simbiologi yakni ilmu yang mempelajari hubungan simbiosis antar mahkluk hidup.

Sindesmologi ialah ilmu yang mempelajari seputar sendi.

Sosiobiologi ialah bidang studi ilmiah yang didasarkan pada asumsi bahwa perilaku sosial sudah dijadikan dari evolusi dan upaya untuk menjelaskan dan memeriksa perilaku sosial dalam konteks hal yang demikian.

Stomatologi merupakan ilmu yang mempelajari mulut beserta penyakit-penyakitnya.

Taksonomi yaitu ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup.

Teknik Biokimia merupakan cabang ilmu dari teknik kimia yang terkait dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi.

Teknik Biomedis yaitu ilmu yang mempelajari prinsip teknis untuk praktik kedokteran.

Teratologi ialah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang diciptakan dari perubahan fisiologi dan biokimia.

Baca Juga : Struktur Cara Pada Tumbuhan

Toksikogenomik adalah ilmu pengumpulan, interpretasi, dan penyimpanan kabar seputar gen dan kegiatan protein dalam jaringan tertentu dari suatu organisme dalam menanggapi zat beracun.

Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.

Transkriptomika yakni bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom).

Traumatologi ialah ilmu yang mempelajari luka, terapi bedah, ataupun koreksi kerusakannya.

Urologi ialah cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wanita bagus dewasa dan si kecil serta organ reproduksi pada pria.

Veneorologi ialah ilmu yang mempelajari penyakit menular seksual.

Virologi adalah ilmu yang mempelajari seputar virus.

Viscerologi yaitu ilmu yang mempelajari organ dalam.

Xenobiologi merupakan ilmu pengetahuan spekulatif tentang adanya makhluk hidup selain di bumi.

Zoologi ialah ilmu yang mempelajari perihal hewan.

Zoologi Perbandingan yaitu ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan antar hewan.

Zoosemiotik yakni ilmu yang mempelajari seputar relasi antar hewan.

pembahasan tentang pengertian dan cabang biologi secara rinci semoga bermanfaat.